This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, November 29, 2017

Manfaat biji aprikot bagi penderita kanker

Aprikot yang bernama latin prunus armeniaka atau lebih akrab disebut aplum Armenia adalah buah purba yang hingga kini asal usulnya masih diperdebatkan buah ini mungkin agak asing ditelinga kita, padahal sebenarnya sudah lama masuk oasar di Indonesia meskipun dengan jumblah yang sangat terbatas.

Pohon aprikot dewasa rata-rata batang utamanya berdiameter 30 cm dengan tinggi 5-8 m kulit batangnya cukup tebal sehingga mampu bertahan terhadap musim dinginn yang ekstrim. Dahan dan ranting pohon aprikot sangat kokoh dan padat. Daunya berbentuk bualat seperti telur. Bunganya berdiameter 2-4,5 cm dengan kelopak bunga berwarna putih kemerahan. Beat buah matang rata-rata sampai 20-70 gram, menggandul di dahan-dahan atas mendekati ranting (seperti tanaman apel) dan berbuah pada bulan mei dan agustus (di amerika selatan dan Negara-negara lain biasanya berbuah dalam rentang bulan tersebut).

Para ilmuan yakin bahwa aprikot berasal dari dataran cina bagian utara dan barat, daerah xinjiang yang dikenal dengan nama buah xing. Tapi orang arab lah yang memperkenalkan buah ini ke ngara-negara timur tengah, bahkan menyebar sampai ke benua eropa dan afrika melaui jalur perdagangan sutra berkat pedagang cina.

Pengobatan kanker dengan memanfaatkan fungsi vitamin B-17 yang secara aktif bisa merusak sel kanker. Pengobatan kanker ini sangat popular di Malaysia. Dan rata-rata dibeberapa pusat pengobatan alternative menjualnya dusertai dosis dan cara pemakaiannya yang disesuaikan dengan tingkat keparahan kanker.

Dr. Ernst T krebs jr, yang melakukan penelitian pada tahun 1950an. Dokter tersebut memang cukup fenomena dimasanya karana berhasil menyambuhkan seorang wanita dari kanker payudara berkat sarannya untuk memakan biji buah aprikot 10-12 biji setiap hari. Jauh sebelum apa yang dilakukan oleh dokter tersebut, yakni sejak ribuan tahun silam suku hunza telah mengonsumsi buah dan biji aprikot hampir setiap hari, dan hasilnya mereka dapat berumur panjang rata-rata mencapai 120an tahun.

Berikut ini prosedur treatment sederhana yang lazim diterapkan di Malaysia untuk mencegah kanker, dengan pembabakan waktu yang sangat teratur per hari. Diawali dengan memakan sepotong buah betik atu nanas. Lalu 15-30 menit kemudian, barulah minumlah 15-20biji aprikot yang di blender denga setengah buah apel ditambah 2 gelas air mineral tanpa gula. Jus tersebut diminum sekitar pukul 4 pagi. Waktu ini dipercaya sebagai waktu yang paling lemah bagi system pertahanan sel kanker. Lalu teknik serupa dilakukan pada sekitar jam 8 pagi, 12 siang, 4 sore, 8 malam, dan tengah malam. Sedangkan yang telah didiagnosis mengidap kanker atau yang telah menjalani kemoterapi, jumlah biji aprikot yang harus dimakan harus lebih dari 20 biji hingga mencapai 300 biji. Tergantung tingkat stadium pasien. Rasa pahit dari biji aprikot juga boleh disamarkan dengan mencampurkan sedikit madu asli. Sedangkan cara mengkonsumsinya sama dengan yang dilakukan  dalam mencegh kanker. Efek samping yang ditumbulkan relative sama, yakni merasa pusing bahkan hingga berhalusinasi, jika hal tersebut dirasakan oleh pasien, maka jumblah biji aprikot harus dikurangi.

Aneka produk herbal ekstrak biji aprikot :
  1.   Minyak aprikot
  2.  JK kolagen aprikot seed, jus campuran dari biji aprikot maqui berry dan kolagen   laut.
  3.  Aprikot kernels
  4.  Aprikot kering tatco
  5.  Scrub wajah berbahan aprikot  
  6.  Himalaya herbal scrub  

Sumber: Lingga H.2014.biji aprikot harapan baru penderita kanker.Yogyakarta:penerbit revive.

Wednesday, November 22, 2017

Wisata Petik Apel Kota Batu Malang


Pada hari minggu kuturut ayah ke kota eh salah hehehe pada hari minggu adik ku nan lucu ini merengek minta liburan ke malang, aku langsung setuju karena aku juga sedang tidak ada kegiatan yaa meskipun beberapa hari yang lalu aku juga habis dari malang, kota itu selalu jadi favorite ku untuk berlibur atau sekedar bersantai menghirup udara segar.

Terletak dipegunungan jalannya cukup menanjak kebun apel yang luas ini sangat menggoda mata untuk melihat, mengodaa tangan untuk memetik, menggoda lidah untuk segara memakannya. Apel khas malang menjadi daya tarik bagiku. Aku pecinta buah, aku sangat suka melihat buah buah matang di pohonnya, mataku langsung bersinar. Apel yang ditanam disini ada berbagai jenis dan semuanya siap di petik.

Kebunnya sendiri dikelola oleh para petani disini. Alamatnya  terletak di Jl Raya Sumber Brantas, Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu. Biasanya wisatawan dapat menggunjungi kebun apel ini pada jam 08.00 sampai jam 17.00 Untuk tiket masuknya disini cukup terjangkau mungkin bisa dibilang murah dibandingkan dengan yang lain dikota batu. Tiket masuk per orang 20rb Bisa sepuasnya  menikmati sensasi memetik buah apel langsung dari pohonnya. Kalo pengunjung ingin membawa pulang apel hasil petikannya sendiri juga bisa disini per kilonya 20rb.
Pengunjung disini tidak cuma sekedar memetik dan menikmati apel secara langsung dari pohonnya. Pengunjung juga bisa belajar cara menanam merawat pohon apel  sampai berbuah lebat.

Ada 2 jenis buah apel disini yang siap untuk dipetik :


Apel Manalagi 
Apel Manalagi merupakan jenis apel yang cukup digemari banyak orang, dan memiliki aroma yang wangi.
Ciri-ciri apel manalagi :

  • Bentuk buah yang bulat dengan ujung pangkal berlekuk datar
  • Kulit buah hijau muda kekuningan
  • Daging buahnya manis
  • Tekstur liat dengan sedikit kandungan air
Apel Anna
Apel Anna jenis apel yang satu ini terbilang unik dibandingkan dengan jenis apel malang lainnya. Uniknya, jika dikonsumsi sesaat setelah dipetik apel anna akan terasa sedikit asam. Namun, jika dibiarkan 3-4 hari setelah dipetik buah ini akan terasa lebih manis dengan aroma yang tajam.
Ciri-ciri apel Anna :

  • Bentuk buahnya memanjang pangkal buahnya menyerupai bintang
  • Kulit buahnya tipis dengan warna kuning dan merah
  • Daging buah agak padat dengan kandungan air dalam buah yang cukup tinggi


Di temani dengan hawa yang sejuk serta apel-apel segar yang langsung petik dari pohonnya duuuh menyenangkan rasanya langsung fresh kembali. Bagi kalian penggemar apel  wajib nih cobain makan apel di tempat kayak gini antimainstrem.

Saturday, November 11, 2017

Lesehan Mulyo Redjo Jombang


Rumah makan ini ada fasilitas taman bermain untuk anak-anak, tempat parkirnya juga luas.  untuk tempatnya ada yang lesehan ada yang menggunakan meja.  Rumah makan ini cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Menu yang dihidangkan sesuai porsi keluarga. Tempatnya nyaman dan luas, harganya relatif murah untuk ukuran hidangan keluarga 20-50ribu sudah bisa menyantap makanan di Warumg Lesehan mulyo redjo. Jangan khawatir jika ingin hanya datang berdua atau seorang diri ada porsi hematnya luuh, tapi biasanya di mulyo rejdo banyak dikunjungi rombongan atau keluarga karena tempatnya besar..disini tempatnya sangat nyaman cocok buat acara kumpul-kumpul dan masakannya weenaaak...

Yang saya pesen  ini gurame harganya 40rb ditambah sebakul nasi seharga ....dan es kelapa seharga....
Pelayannya juga ramah-ramah disini, pelayanannya juga cepet tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menunggu pesanan.
Saya hanya datang berdua berasama sahabat saat itu, saking ramenya kami harus mengantri untuk mendapatkan tempat duduk, Guramenya Mantab bubunya krasa meresap sampai ketulang-tulang dagingnya empuk.. sambelnya mantap..esnya seger banget.
Ikutin terus blog ini seminggu sekali bakalan update tentang berbagai kuliner sejauh kaki ini melangkah.

Untuk yang penasaran belum pernah kesini tempatnya di Jalan Kapten Tendean, Sengon, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur